Find anything on DBL Indonesia

JAYA BAWA AC 1BERJAYA

dblindonesia.com - 2 March 2019

IRS jadi Bukti Kemenangan AC 1 atas Petra 1

SURABAYA - Lahirnya juara dari sektor putra Junior DBL East Java Series 2018-2019 diwarnai penuh drama. Setelah melewati pertarungan sengit dan ketat, tim putra SMP Abgelus Custos 1 Surabaya berhasil menahbiskan diri sebagai juara melalui kemenangan tipis 51-50 atas SMP Petra 1 Surabaya.

Laga yang mempertemukan dua tim basket terbaik se- Jawa Timur tersebut menyajikan pertandingan yang membuat para penonton tidak bisa duduk dengan tenang. Sejak tip-off dilangsungkan, kedua tim terus bergantian mendulang poin. Puncak dari sengitnya rivalitas kedua tim terjadi pada kuarter empat.

Trone -julukan SMP Petra 1 Surabaya- yang tertinggal sejak kuarter awal, mampu menyeimbangkan keadaan 49-49 di menit kedelapan kuarter empat. Lewat tembakan tiga poin dari forward Michael Angelo. Sempat tertinggal 49-50, I Made Christian, Center AC 1 berhasil membalikkan keadaan dan membuat timnya kembali memimpin.

Tepat di under one second, Cliff Louis,center Trone menembakkan bola dan berhasil masuk ke dalam ring. Tepat di detik-detik sebelum pertandingan belum berakhir. Namun sayang, saat dilihat melalui rekaman IRS (Instant Replay IRS jadi Bukti Kemenangan AC 1 atas Petra 1 System, Red)tim video DBL Indonesia, tepat di 0 detik, bola masih berada di tangan.

Sehingga tembakan tersebut dianulir dan membuat SMP Angelus Custos 1 Surabaya menjuarai Junior DBL East Java Series 2018-2019. Menurut Gibran Fatkhurozi, wasit yang bertugas dalam pertandingan tersebut, kejadian berlangsung sangat cepat. Merujuk aturan FIBA tahun 2017, ketika waktu menunjukkan dibawah 0.03 detik, maka tembakan dianggap tidak sah. Yang diperbolehkan hanyalah tepisan dan dunk. “Sedangkan pada rekaman IRS yang diputar, bola masih berada di tangan saat waktu menyisakan 0.02 detik. Saat waktu menyisakan 0.01 detik, bola juga masih berada di tangan. Sehingga, tembakan tersebut dianulir.

Merujuk aturan FIBA 2017 pasal 16 Ayat 2 Point 5 tentang Bola Masuk: Kapan Terjadinya dan Nilainya. Rekaman tersebut sudah kita ulang hingga empat kali untuk memastikan keputusan tersebut,” ujar Gibran. Sementara pada final putri, One -julukan SMPN 1 Blitar- berhasil memenangi laga melalui pertandingan yang tak kalah ketat. Mereka berhasil meraih champion setelah menumbangkan AC 1 dengan skor 42-41. Terima kasih untuk orang tua, tim suporter guru dan sekolah yang telah mendukung timnya yang berlaga di Junior DBL East Java Series 2018-2019. 

Administrator

SHARE THIS

OFFICIAL PARTNER

OFFICIAL SUPPLIERS

SUPPORTING PARTNER

MEDIA PARTNERS

SUPPORTED BY

Please to post comment

0 Comments